Feed on
Posts
Comments

Dear All,

Untuk menutup pelatihan meditasi, yang telah saya ajarkan beberapa tekniknya di Blog Saya ini, maka sekarang saya berikan petunjuk, bagaimana cara meditasi untuk men-sinergikan diri kita dengan alam semesta ini. Meditasi ini saya sebut sebagai Meditasi Sinergi Makrokosmos - Mikrokosmos.

Meditasi Sinergi Makrokosmos dan Mikrokosmos ini adalah salah satu Teknik Meditasi untuk melakukan Proses Sinergi Energi Alam dan Energi Tubuh kita sendiri. Perlu diingat, bahwa lebih baik Anda sudah menguasai terlebih dulu, berbagai teknik relaksasi maupun meditasi yang sudah saya ajarkan di bab sebelumnya di Blog Saya ini.

Silakan mengikuti caranya seperti di bawah ini:

  • Anda harus duduk bersila di lantai, atau terserah dimana saja tempatnya, tetapi jangan duduk di kursi; dan buatlah diri Anda nyaman saat berada di tempat pilihan Anda. Aturlah posisi tulang belakang Anda tegak lurus sampai kepala. Letakkan kedua tangan Anda sedemikian rupa di depan dada, di depan ulu hati dengan kedua telapak tangan saling berhadapan tapi tidak menempel (ada jarak sekitar 10 cm), usahakan otot-otot lengan Anda dalam keadaan kendur, rileks. Rasakanlah seluruh otot tubuh Anda dalam keadaan kendur, rileks semua; dalam keadaan istirahat.
  • Sekarang pusatkan pikiran, perhatian, dan perasaan Anda pada kedua telapak tangan Anda. Rasakan adanya suatu hawa panas dan terasa seperti sebuah bola udara berada di antara kedua telapak tangan yang berhadapan. Lalu biarkan kedua mata Anda menutup dengan perlahan-lahan secara otomatis. Anda jangan menutup mata dengan cepat dan dipaksakan, tetapi biarkanlah mata Anda menutup dengan rileks, hayatilah itu.
  • Sesudah kelopak mata Anda tertutup, koreksilah posisi duduk Anda; tulang belakang Anda harus tetap tegak lurus, sehingga mulai kepala, leher sampai tulang ekor Anda dalam keadaan lurus. Seluruh otot tubuh Anda juga harus dalam keadaan rileks dan nyaman. Usahakanlah tetap di posisi ini dan jangan bergerak-gerak lagi. Meskipun seandainya Anda merasakan “nyeri” atau “kesemutan” pada bagian-bagian tubuh Anda, abaikan saja. Perhatian Anda jangan sampai beralih ke hal-hal yang dirasakan mengganggu ini. Tetaplah dalam posisi dan kondisi Anda.
  • Kemudian pusatkan perhatian Anda ke telapak tangan, tetapi mata Anda jangan ikut melirik ke telapak tangan; biarkan kedua mata Anda rileks, hanya perasaan Anda saja ditujukan ke telapak tangan. Rasakanlah masuk dan keluar udara nafas Anda. Biarkanlah nafas berjalan secara alami, jangan diatur-atur dulu. Biarkanlah nafas masuk dan keluar lewat hidung, sampai tidak terasa jalannya pernafasan itu; semua perhatian dan perasaan tertuju pada hidung Anda.
  • Setelah Anda terbiasa dengan masuk dan keluar nafas ini secara alami; langkah berikutnya mulailah Anda mengatur nafas Anda dengan “teknik pernafasan gabungan”. Lakukanlah cara nafas ini sampai Anda terbiasa sehingga teknik pernafasan gabungan ini menjadi bekerja secara alami.
  • Kemudian pusatkan kembali perhatian pada kedua telapak tangan Anda. Rasakan adanya bola udara diantara kedua telapak tangan Anda. Terus rasakan dengan segenap perasaan, emosi dan imajinasi Anda. Bola udara diantara kedua telapak tangan Anda sebenarnya adalah kumpulan medan energi dari tubuh Anda dan bersinergi dengan medan energi dari alam semesta; biasanya juga terasa panas. Bola energi ini akan terasa semakin membesar dan menggerakkan kedua tangan Anda. Ikuti saja seandainya bola energi ini menggerakkan kedua tangan Anda, jangan dilawan atau sengaja Anda hentikan. Sesungguhnya suatu proses sinergi antara mikrokosmos (energi diri Anda) dengan makrokosmos (energi alam semesta) sedang berlangsung saat itu.
  • Pusatkan terus perhatian dan perasaan Anda pada kondisi bola energi diantara kedua telapak tangan Anda tersebut. Kadang-kadang bola energi tersebut terasa menyedot kedua tangan Anda ke arah dalam tubuh Anda; kadang bola energi itu akan melontarkan dan menggerakkan kedua tangan Anda menjauhi tubuh Anda. Ikuti saja ke arah manapun bola energi itu menggerakkan kedua tangan Anda. Jika suatu saat kekuatan bola energi tersebut semakin besar, maka energi itu akan bisa menarik Anda untuk berdiri atau bergulung-gulung di lantai; semua tergantung kondisi kekuatan mental Anda pribadi. Saat medan energi ini semakin besar, kadang bisa membuat Anda menari atau melakukan gerakan-gerakan lainnya seakan-akan tanpa tenaga otot, begitu ringan dan tanpa Anda kehendaki.
  • Sekarang Anda sudah pada kondisi merasakan tubuh Anda digerakkan oleh bola medan energi tersebut, bukan hanya kedua tangan Anda. Bagi Anda yang belum sampai mencapai kondisi seperti ini, jangan terlalu dipikirkan. Ini semua tergantung kepekaan dan kekuatan mental Anda. Bukan berarti Anda yang belum bisa merasakan kekuatan bola medan energi ini gagal dalam latihan; tidak…Anda tidak gagal, tidak ada yang gagal dalam suatu latihan jika Anda ada kemauan untuk terus melakukan prinsip latihan ini. Lakukan terus latihan ini sampai Anda benar-benar bisa merasakan adanya kekuatan medan energi.
  • Setelah Anda merasa puas dan nyaman dengan kondisi terakhir ini, kembalilah ke posisi awal pada saat Anda memulai latihan ini. Duduk bersila di lantai seperti semula, tetapi letakkan kedua telapak tangan Anda menghadap ke bawah menempel di atas paha Anda. Ingatlah, bahwa teknik bernafas Anda tetap sesuai dengan “teknik pernafasan gabungan”, sampai menjadi normal alami.
  • Pada kondisi ini, rasakanlah bahwa Anda sesungguhnya telah melakukan sebuah proses sinergi antara energi dalam Anda (mikrokosmos) dengan energi luar alam semesta (makrokosmos). Rasakanlah bahwa tubuh Anda sekarang lebih bertenaga dan segar, itulah tanda jika proses sinergi sudah berlangsung.
  • Tetaplah dulu dalam posisi dan kondisi terakhir ini beberapa saat, sambil merasakan bertambahnya kesegaran dan kekuatan tubuh Anda. Kemudian setelah Anda merasa nyaman, bukalah perlahan-lahan mata Anda. Latihan Anda sudah selesai.

CATATAN:

Gerakan tangan maupun tubuh Anda, yang digerakkan oleh medan energi bisa seperti orang sedang menari, bermain silat, berjalan-jalan, jungkir balik, berputar-putar di tempat atau bahkan tetap diam saja; semua tergantung kepribadian individu masing-masing. Lakukan saja latihan tersebut dengan kemauan Anda sendiri, jangan pedulikan gerakan apapun yang terjadi. Adanya gerakan-gerakan itu akibat berlangsungnya sebuah proses sinergi antara energi dalam diri kita (mikrokosmos) dengan energi luar dari alam semesta (makrokosmos).

Terjadinya sinergi ini sangat penting dan bermanfaat bagi kehidupan kita sebagai manusia. Sebenarnya proses sinergi antara mikrokosmos dan makrokosmos ini akan selalu terjadi secara otomatis, sebagai bentuk kemampuan adaptasi diri kita dengan alam semesta ini; sehingga kita akan lebih kuat dan bisa bertahan hidup di dunia ini. Dengan jalan sering melakukan latihan meditasi ini, sesungguhnya Anda lebih memperkuat otomatisasi proses sinergi ini; sehingga kita juga bisa lebih cepat beradaptasi dengan alam semesta, terhadap situasi apapun dan bagaimanapun, yang terjadi di kehidupan kita sebagai manusia.

Hal penting disini adalah Anda melakukan latihan ini bukan semata-mata melakukan latihan fisik, tetapi lebih ke arah pemahaman tentang kekuatan pikiran dan mental spiritual; bagaimana mengelola pikiran dan mental Anda agar bisa bersinergi dengan tubuh Anda dan lingkungan Anda; sehingga Anda akan merasakan diri Anda semakin nyaman dan tenang.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Sebelum melakukan teknik meditasi ini, saya harap, Anda sudah menguasai Teknik Relaksasi-Pernafasan dan Teknik Meditasi Pembersihan Aura, sebelum Anda melanjutkan latihan meditasi untuk memusatkan dan mendistribusikan energi panas, yang saya uraikan tahapannya seperti di bawah ini. Manfaat dari melakukan Meditasi Pemusatan dan Distribusi Energi Panas ini sangat besar, untuk kebaikan Anda maupun untuk membantu orang lain…khususnya untuk kesehatan tubuh dan jiwa.

Sebaiknya Anda benar-benar serius saat melakukan meditasi ini, semuanya demi kebaikan diri Anda sendiri. Jika Anda tidak serius melakukannya, itu akan sia-sia saja, hanya mebuang waktu secara percuma. Baiklah, saya mulai ajaran meditasi seperti uraian di bawah ini.

  • Duduklah di atas kursi atau bersila di lantai, atau terserah dimana saja tempatnya; yang penting buatlah diri Anda nyaman saat berada di tempat pilihan Anda. Aturlah posisi tulang belakang Anda tegak lurus sampai kepala. Letakkan kedua tangan Anda sedemikian rupa di depan dada dengan kedua telapak tangan saling menempel rapat di depan ulu hati Anda, usahakan otot-otot lengan Anda dalam keadaan kendur, rileks. Rasakanlah seluruh otot tubuh Anda dalam keadaan kendur, rileks semua; dalam keadaan istirahat.
  • Sekarang pusatkan pikiran, perhatian, dan perasaan Anda pada kedua telapak tangan Anda. Rasakan adanya suatu hawa panas di kedua telapak tangan yang menempel. Lalu biarkan kedua mata Anda menutup dengan perlahan-lahan secara otomatis. Anda jangan menutup mata dengan cepat dan dipaksakan, tetapi biarkanlah mata Anda menutup dengan rileks, hayatilah itu.
  • Sesudah kelopak mata Anda tertutup, koreksilah posisi duduk Anda; tulang belakang Anda harus tetap tegak lurus, sehingga mulai kepala, leher sampai tulang ekor Anda dalam keadaan lurus. Seluruh otot tubuh Anda juga harus dalam keadaan rileks dan nyaman. Usahakanlah tetap di posisi ini dan jangan bergerak-gerak lagi. Meskipun seandainya Anda merasakan “nyeri” atau “kesemutan” pada bagian-bagian tubuh Anda, abaikan saja. Perhatian Anda jangan sampai beralih ke hal-hal yang dirasakan mengganggu ini. Tetaplah dalam posisi dan kondisi Anda.
  • Kemudian pusatkan perhatian Anda ke telapak tangan, tetapi mata Anda jangan ikut melirik ke telapak tangan; biarkan kedua mata Anda rileks, hanya perasaan Anda saja ditujukan ke telapak tangan. Rasakanlah masuk dan keluar udara nafas Anda. Biarkanlah nafas berjalan secara alami, jangan diatur-atur dulu. Biarkanlah nafas masuk dan keluar lewat hidung, sampai tidak terasa jalannya pernafasan itu; semua perhatian dan perasaan tertuju pada hidung Anda.
  • Setelah Anda terbiasa dengan masuk dan keluar nafas ini secara alami; langkah berikutnya mulailah Anda mengatur nafas Anda dengan “teknik pernafasan gabungan”. Lakukanlah hal ini sampai Anda terbiasa sehingga pernafasan gabungan ini menjadi bekerja secara alami.
  • Sekarang rasakanlah adanya suatu proses perputaran hawa energi. Rasakanlah getaran atau tenaga dari luar yang masuk ke dalam tubuh Anda lewat jalan nafas di hidung. Kemudian rasakan getaran atau tenaga yang sudah masuk itu berputar-putar di dalam tubuh Anda, masuk ke setiap bagian organ tubuh Anda – rasakanlah itu. Rasakanlah bahwa tenaga atau getaran itu masuk ke dalam paru-paru, jantung, hati, ginjal, lambung, pancreas, usus, sumsum tulang Anda, ke dalam otot – daging, otak, semua panca indera dan segenap bagian dari organ tubuh Anda. Rasakanlah secara bertahap dan jangan terburu-buru, hayatilah dan ikutilah perjalanan tenaga atau getaran itu dengan tenang dan rasakan sampai Anda mendapatkan suatu perasaan puas, lega sekali.
  • Kemudian dengan segenap perasaan, emosi dan kekuatan imajinasi, arahkanlah jalan energi getaran itu ke setiap organ tubuh Anda dengan benar-benar yakin. Anda boleh mengarahkan jalan energi itu masuk meresap ke dalam organ-organ tubuh yang dikehendaki. Dan yang sekiranya menurut Anda perlu mendapatkan energi lebih banyak, Anda bisa mengalirkan energi ke organ tubuh itu lebih banyak juga. Selama proses mengalirkan energi ini, Anda tetap harus yakin dengan segenap perasaan, emosi dan kekuatan imajinasi Anda.
  • Setelah menurut Anda sudah cukup mengalirkan energi di setiap organ tubuh; sekarang rasakanlah keluarnya getaran atau tenaga itu menembus pelan-pelan ke luar tubuh Anda lewat kedua telapak tangan Anda yang saling menempel. Rasakanlah ada hawa panas berkumpul di kedua telapak tangan Anda. Kedua telapak tangan Anda harus tetap saling menempel rapat, jangan dilepaskan. Biarkan energi panas tersebut terpusat di kedua telapak tangan Anda.
  • Sekarang rasakan seluruh hawa energi panas sudah terpusat di kedua telapak tangan Anda. Kumpulkan dan pusatkan terus hawa panas itu di kedua telapak tangan Anda, sampai Anda merasakan bahwa itu sudah cukup bagi Anda. Setelah itu sebarkan atau distribusikan hawa panas tersebut secara perlahan-lahan ke seluruh tubuh Anda; dimulai dari telapak tangan terus ke lengan bawah, naik ke lengan atas, ke pundak lalu menyebar ke kepala dan ke dada, punggung, terus ke bawah sampai tulang ekor, pusar Anda, lalu merayap ke paha, betis Anda dan telapak kaki. Alirkan energi panas tersebut ke seluruh bagian tubuh Anda, sampai Anda merasakan hawa energi panas itu menyebar secara merata di seluruh tubuh Anda; dan Anda benar-benar merasakan kalau tubuh Anda begitu panas, panas yang sangat nyaman dirasakan. Perasaan panas yang bisa membuat tubuh Anda lebih baik, lebih sehat dan kuat. Ulangi lagi proses seperti di atas beberapa kali sampai Anda benar-benar merasakan kepuasan dan kelegaan.
  • Pada kondisi posisi akhir ini, rasakan dan lihatlah di dalam imajinasi Anda; tubuh Anda merah membara, panas memancar dari tubuh Anda laksana sinar matahari pagi yang indah, menyehatkan dan mendamaikan. Biarkan kondisi seperti ini beberapa lama, sampai Anda merasakan kepuasan yang melegakan.
  • Kemudian, rasakanlah seluruh tubuh Anda kembali bertenaga penuh seperti sedia kala. Rasakanlah kesegaran tubuh Anda kembali. Sadarilah diri Anda berada di dalam ruangan semula. Setelah seluruh tubuh Anda bertenaga dan merasa segar kembali seperti keadaan sebelum Anda melakukan meditasi, dan Anda juga sudah sadar sedang berada di dalam ruangan Anda sendiri; bukalah perlahan-lahan mata Anda. Latihan Anda sudah selesai.

CATATAN:

Lakukan teknik latihan ini dengan kemauan dan keyakinan tinggi. Pahami benar cara-caranya seperti yang diuraikan di atas. Kalau Anda merasakan diri Anda bertambah berat, itu bagus. Jika tidakpun tidak masalah, jangan dipikirkan. Hal penting adalah Anda melakukan teknik latihan ini dengan sungguh-sungguh dengan kemauan kuat.

Energi panas yang Anda rasakan adalah suatu energi yang berdaya guna tinggi; ini adalah hasil aktivasi organ-organ tubuh yang memang bertugas untuk itu dan berinteraksi dengan energi dari alam semesta. Pada akhirnya Anda bisa memanfaatkan energi panas ini bukan hanya untuk diri Anda, melainkan juga bisa Anda gunakan untuk membantu orang lain yang memerlukannya, misalnya untuk meningkatkan kesehatan tubuh mereka. Lakukanlah latihan 2 ini sampai Anda benar-benar bisa menghayatinya, kemudian juga bisa mengendalikan pendistribusian atau penyebaran energi panas ini.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Sebelum melanjutkan latihan meditasi ke tingkat selanjutnya, ada baiknya saya memberikan pemahaman terlebih dulu kepada Anda, mengenai adanya SENSASI GETARAN ENERGI ALAM yang Anda rasakan pada saat melakukan latihan relaksasi maupun meditasi ini. Sehingga diharapkan Anda menjadi semakin memahami fungsi dari latihan-latihan yang Anda jalani ini. Dan, pada gilirannya, Kecerdasan Emosi Jiwa Anda akan meningkat secara signifikan.

Tubuh manusia sesungguhnya terdiri dari kumpulan berbagai bentuk energi seperti yang terdapat di alam semesta ini. Tuhan telah membuat manusia dalam kondisi yang paling sempurna diantara semua ciptaanNya. Anda tahu, berbagai unsur dan zat-zat yang ada di alam ini juga ada di dalam tubuh kita, manusia. Maha Suci Allah dengan segala firmanNya.

Sebenarnya kita selalu terkait, berhubungan dengan berbagai unsur dan zat di alam ini; secara langsung maupun tidak langsung, kita sadari ataupun tidak disadari. Pada orang-orang tertentu, yang punya kemampuan kepekaan tinggi; adanya SENSASI GETARAN ENERGI ALAM selalu bisa dirasakannya dan dimanfaatkannya. Bahkan orang-orang dengan kemampuan tersebut sering kita anggap punya “daya linuwih”, punya kekuatan “supranatural”, “supernormal”, seorang “paranormal” atau orang “sakti” dan lain-lain.

Kita, manusia sebenarnya juga bisa memanfaatkan energi dari alam semesta ini untuk kebaikan kita. Kita bisa menyerap energi alam sesuai kehendak kita. Seperti halnya makanan, kita juga “bisa memakan” energi alam semesta itu, untuk kebutuhan tubuh kita. Hanya saja kebanyakan orang cuma tahu bentuk makanan secara fisik, yang dimakan lewat mulut saja. Padahal sebenarnya kita juga “bisa makan” dengan cara tidak lewat mulut kita. Kita juga bisa menyerap makanan berupa energi alam ini lewat pernafasan kita dan bahkan lewat lubang pori-pori kita. Dan, yang Anda butuhkan agar bisa melakukan itu adalah niat, keinginan kuat dan kedisiplinan diri untuk menjalani latihan-latihan dan saran-saran di Blog ini.

Anda pun sebenarnya bisa merasakan adanya GETARAN ENERGI ALAM ini, kemudian bisa memanfaatkannya. Hanya saja kita sering tidak memperhatikan dan merasakan adanya SENSASI GETARAN yang diterima oleh tubuh kita; ini disebabkan oleh kesibukan kita sehari-hari. Sehingga kepekaan dan kemampuan kebanyakan orang dalam merasakan GETARAN ENERGI ini sangat rendah, bahkan hilang sama sekali; karena sudah biasa diabaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagian besar orang lebih mengembangkan kemampuan logika berpikir dan melupakan kemampuan lainnya di luar logika. Berbagai bentuk latihan meditasi, relaksasi, dan olah nafas yang saya tulis di Blog Saya ini, sebenarnya bertujuan membangkitkan kemampuan dan kepekaan yang telah lama mengendap atau hilang dari dalam diri kita, sehingga kita bisa lebih mengoptimalkan potensi diri kita untuk menjalani hidup lebih baik dan sukses.

Getaran-getaran energi yang dirasakan orang bisa tidak sama, semua itu bersifat individualis, biarpun kadang-kadang juga bisa sama. Dalam latihan meditasi relaksasi pernafasan inipun, Anda mungkin bisa merasakan adanya suatu sensasi getaran energi diterima oleh tubuh Anda. Dengan pola latihan meditasi ini, bisa saja seseorang akan menjadi peka terhadap lingkungan sekitarnya, serta bisa mengendalikan getaran sekitar yang diterimanya; untuk kebaikannya sendiri, dan untuk membantu orang lain.

Pada saatnya, Anda pun bisa menyerap energi alam semesta ini untuk “makanan tubuh” Anda, dan memang Anda akan membutuhkan energi alam ini. Tetapi bagaimana sih wujud dari GETARAN ENERGI itu? Mungkin Anda yang belum tahu, pasti akan bertanya seperti itu? Saya akan menjelaskannya sesuai pengalaman saya sendiri, karena hal ini sangat individual sifatnya.

Getaran-getaran energi alam semesta, yang pernah saya rasakan itu kadang bisa berupa rasa hangat, rasa panas, dingin dan juga seperti aliran listrik atau “setrum”. Itulah getaran-getaran energi yang saya rasakan sendiri selama ini. Getaran-getaran inilah nanti yang akan bisa Anda serap ke dalam tubuh Anda; dan getaran inilah yang juga menggerakkan bagian tubuh Anda, seakan-akan tanpa memakai otot itu.

Tubuh Anda dalam keadaan seperti itu akan bisa bergerak dengan sendirinya, mengikuti tarikan dari getaran energi yang menyatu dengan tubuh Anda. Tubuh Anda bisa bergerak tanpa Anda suruh. Anda mungkin akan merasakan hal sama dengan saya, tetapi mungkin juga ada yang beda. Jangan pedulikan perbedaan itu. Yang penting di sini, Anda sudah belajar sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan Anda.

Hal terpenting saat meditasi adalah Anda mulai berlatih merasakan suatu proses perputaran energi alam semesta yang menyatu dengan tubuh Anda. Kondisi saat Anda menarik nafas dalam meditasi, akan berbeda dibandingkan pada saat Anda bernafas dalam keadaan biasa. Jika Anda bernafas dalam kondisi biasa sehari-hari, tidak akan terasa adanya suatu medan energi yang masuk dan keluar dari tubuh Anda; karena Anda menganggap bernafas itu hal sederhana dan memang biasa dilakukan oleh mahluk hidup, secara otomatis.

Saat Anda melakukan meditasi, di sini Anda mencoba merasakan adanya suatu proses perputaran energi alam semesta, yang Anda sedot masuk lewat jalan nafas Anda, hidung Anda; kemudian Anda keluarkan lagi. Anda mulai menarik nafas lewat hidung, masuk ke rongga paru-paru kemudian mengeluarkannya lagi; pada awalnya Anda akan merasakan bahwa itu hanya udara atau oksigen (O2) saja.

Tetapi dalam keadaan meditasi seperti uraian di awal tulisan sebelum ini, lama kelamaan oksigen yang Anda hirup lewat hidung tadi tidak lagi akan terasa sebagai udara nafas biasa; melainkan saat itu Anda akan merasakan adanya suatu medan energi, suatu getaran atau tenaga yang masuk ke dalam tubuh Anda.

Kemudian getaran energi itu akan berputar-putar di dalam tubuh Anda, lalu meresap masuk ke setiap bagian organ tubuh Anda. Pada akhirnya nanti Anda akan bisa memanfaatkan getaran-getaran energi yang telah Anda serap tadi untuk kebaikan Anda sendiri, untuk kesehatan, kebahagiaan dan ketenangan batin Anda; sehingga Anda bisa rileks dalam menjalani hidup ini. Dan jika Anda bisa rileks, maka sukses akan lebih mudah menghampiri Anda, kapanpun dan dimanapun Anda berada. Bahkan pada tingkat kepekaan tertentu, Anda bisa membantu orang lain dengan getaran energi alam semesta yang sudah menyatu dengan diri Anda ini.

Tetapi saya menulis beberapa latihan di Blog Saya ini bukan bermaksud untuk menjadikan Anda sebagai “orang sakti” punya “daya linuwih” yang berlebihan. Tidak…bukan untuk itu. Beberapa latihan Meditasi dan Olah Nafas saya tulis untuk memberikan kepada Anda sebuah wawasan pelatihan pikiran beserta saran-saran praktis untuk Anda lakukan; sehingga Anda bisa menjalani hidup Anda dengan tenang, nyaman serta merasa bahagia dan bisa meraih sukses sebagaimana keinginan Anda sendiri. Kemudian Anda bisa menularkannya kepada orang lain di sekitar Anda untuk bisa bahagia dan sukses dalam hidup seperti Anda.

Pahamilah bahwa kedamaian, ketenangan, kebahagiaan dan kesuksesan yang Anda miliki dapat mempengaruhi setiap orang di sekitar Anda, bahkan mempengaruhi getaran alam di sekitar Anda. Seperti layaknya seorang entertainer sejati, Anda bisa tampil di atas panggung dengan bagus, menghibur banyak orang, membuat orang-orang merasa bahagia, bisa merasakan kepuasan hidup, dan Anda sendiri juga merasakan hal sama dengan orang-orang itu, ikut bersenang-senang dan terhibur. Inilah suatu karunia kebahagiaan hidup dari Tuhan.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Setelah Anda menguasai Teknik Dasar Meditasi, maka Anda bisa melakukan Teknik Meditasi Pernafasan, dengan jalan mengatur pernafasan Anda sesuai dengan Teknik Pernafasan Gabungan. Coba Anda baca kembali mengenai Teknik Pernafasan Dasar. Sekarang saatnya saya ajarkan bagaimana Teknik Meditasi Pembersihan Aura Diri Anda.

MEDITASI Pembersihan Aura Diri

  • Duduklah di atas kursi atau bersila di lantai, atau terserah dimana saja tempatnya; yang penting buatlah diri Anda nyaman saat berada di tempat pilihan Anda. Aturlah posisi tulang belakang Anda tegak lurus sampai kepala. Letakkan kedua tangan Anda di atas lutut sedemikian rupa dengan telapak tangan menghadap ke atas, usahakan otot-otot lengan Anda dalam keadaan kendur, rileks. Rasakanlah seluruh otot tubuh Anda dalam keadaan kendur, rileks semua; dalam keadaan istirahat.
  • Sekarang pusatkan pikiran, perhatian, dan perasaan Anda pada kedua telapak tangan Anda. Biarkan kedua mata Anda menutup dengan perlahan-lahan secara otomatis. Anda jangan menutup mata dengan cepat dan dipaksakan, tetapi biarkanlah mata Anda menutup dengan rileks, hayatilah itu.
  • Sesudah kelopak mata Anda tertutup, koreksilah posisi duduk Anda; tulang belakang Anda harus tetap tegak lurus, sehingga mulai kepala, leher sampai tulang ekor Anda dalam keadaan lurus. Seluruh otot tubuh Anda juga harus dalam keadaan rileks dan nyaman. Usahakanlah tetap di posisi ini dan jangan bergerak-gerak lagi. Meskipun seandainya Anda merasakan “nyeri” atau “kesemutan” pada bagian-bagian tubuh Anda, abaikan saja. Perhatian Anda jangan sampai beralih ke hal-hal yang dirasakan mengganggu ini. Tetaplah dalam posisi dan kondisi Anda.
  • Kemudian pusatkan perhatian Anda ke telapak tangan, tetapi mata Anda jangan ikut melirik ke telapak tangan; biarkan kedua mata Anda rileks, hanya perasaan Anda saja ditujukan ke hidung. Rasakanlah masuk dan keluar udara nafas Anda. Biarkanlah nafas berjalan secara alami, jangan diatur-atur dulu. Biarkanlah nafas masuk dan keluar lewat hidung, sampai tidak terasa jalannya pernafasan itu; semua perhatian dan perasaan tertuju pada hidung Anda.
  • Setelah Anda terbiasa dengan masuk dan keluar nafas ini secara alami; langkah berikutnya mulailah Anda mengatur nafas Anda dengan “teknik pernafasan gabungan”. Lakukanlah hal ini sampai Anda terbiasa sehingga pernafasan gabungan ini menjadi bekerja secara alami. Ini memerlukan sedikit waktu lagi.
  • Sekarang rasakanlah adanya suatu proses perputaran hawa energi. Rasakanlah getaran atau tenaga dari luar yang masuk ke dalam tubuh Anda lewat jalan nafas di hidung. Kemudian rasakan getaran atau tenaga yang sudah masuk itu berputar-putar di dalam tubuh Anda, masuk ke setiap bagian organ tubuh Anda – rasakanlah itu. Rasakanlah bahwa tenaga atau getaran itu masuk ke dalam paru-paru, jantung, hati, ginjal, lambung, pancreas, usus, sumsum tulang Anda, ke dalam otot – daging, otak, semua panca indera dan segenap bagian dari organ tubuh Anda. Rasakanlah secara bertahap dan jangan terburu-buru, hayatilah dan ikutilah perjalanan tenaga atau getaran itu dengan tenang dan rasakan sampai Anda mendapatkan suatu perasaan puas, lega sekali.
  • Kemudian dengan segenap perasaan, emosi dan kekuatan imajinasi, arahkanlah jalan energi getaran itu ke setiap organ tubuh Anda dengan benar-benar yakin. Anda boleh mengarahkan jalan energi itu masuk meresap ke dalam organ-organ tubuh yang dikehendaki. Dan yang sekiranya menurut Anda perlu mendapatkan energi lebih banyak, Anda bisa mengalirkan energi ke organ tubuh itu lebih banyak juga. Selama proses mengalirkan energi ini, Anda tetap harus yakin dengan segenap perasaan, emosi dan kekuatan imajinasi Anda.
  • Setelah menurut Anda sudah cukup mengalirkan energi di setiap organ tubuh; sekarang rasakanlah keluarnya getaran atau tenaga itu menembus pelan-pelan ke luar tubuh Anda lewat kedua telapak kaki Anda. Rasakanlah sampai mencapai tahap proses ini beberapa kali, sehingga Anda merasakan kelegaan.
  • Kemudian lakukan lagi penghayatan proses seperti di atas, tetapi rasakan proses keluarnya getaran atau tenaga itu menembus pelan-pelan ke luar tubuh Anda, lewat kedua telapak tangan Anda. Lakukan juga proses ini beberapa kali.
  • Lalu ulangi lagi proses seperti tersebut di atas, tetapi sekarang dengan merasakan proses keluarnya getaran atau tenaga tadi lewat ubun-ubun kepala Anda. Hal ini juga lakukan beberapa kali.
  • Sekarang rasakan getaran atau tenaga dari luar masuk ke dalam tubuh Anda seperti tadi, kemudian keluar lagi dari dalam tubuh Anda, lewat lubang pori-pori di seluruh tubuh Anda. Rasakanlah seluruh proses masuk dan keluarnya dengan penghayatan dan perasaan Anda sepenuhnya. Lakukan hal ini beberapa kali.
  • Kemudian pusatkanlah perhatian dan perasaan Anda pada hidung kembali. Rasakan masuk dan keluarnya udara nafas lewat hidung. Rasakanlah ketenangan dan kepuasan dalam tubuh Anda. Rasakanlah kedamaian dan kebahagiaan Anda.
  • Akhirnya, rasakanlah seluruh tubuh Anda kembali bertenaga penuh seperti sedia kala. Rasakanlah kesegaran tubuh Anda kembali. Sadarilah diri Anda berada di dalam ruangan semula. Setelah seluruh tubuh Anda bertenaga dan merasa segar kembali seperti keadaan sebelum Anda melakukan meditasi, dan Anda juga sudah sadar sedang berada di dalam ruangan Anda sendiri; bukalah perlahan-lahan mata Anda. Sekarang meditasi Anda sudah selesai.

CATATAN:

Lakukan teknik latihan ini dengan kemauan dan keyakinan tinggi. Pahami benar cara-caranya seperti yang diuraikan di atas. Jika Anda merasakan diri Anda seperti berada di suatu tempat asing, kemudian tubuh Anda terasa seringan bulu melayang-layang; jangan khawatirkan itu, tetaplah teruskan latihan ini sampai selesai. Apa yang Anda rasakan seperti itu hanya menandakan bahwa Anda sudah benar melakukan cara-caranya. Jika belum, lakukan lagi dengan tekun sampai bisa dan terbiasa.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Kali ini saya ingin memberi Anda Teknik Dasar Meditasi. Anda bisa membaca mengenai Apakah Meditasi itu, sebelum melakukan Teknik Dasar Meditasi ini. Selain itu coba Anda baca kembali artikel saya sebelumnya, mengenai Meditasi ini. Banyak cara untuk melakukan meditasi, sesuai dengan aliran atau keyakinan yang dianutnya. Pada bab ini, saya akan menunjukkan cara-cara dasar untuk melakukan meditasi.

Teknik Dasar Meditasi ini adalah Teknik Dasar Umum, yang akan menjadi dasar meditasi-meditasi lanjutan. Caranya sebagai berikut:

  • Duduklah di atas kursi atau bersila di lantai, atau terserah dimana saja tempatnya; yang penting buatlah diri Anda nyaman saat berada di tempat pilihan Anda. Aturlah posisi tulang belakang Anda tegak lurus sampai kepala. Letakkan kedua tangan Anda di atas lutut sedemikian rupa dengan telapak tangan menghadap ke atas, sehingga otot-otot lengan Anda dalam keadaan kendur, rileks. Rasakanlah seluruh otot tubuh Anda dalam keadaan kendur, rileks semua; dalam keadaan istirahat.
  • Pusatkan pikiran, perhatian, dan perasaan Anda pada satu titik di depan Anda. Biarkan kedua mata Anda menutup dengan perlahan-lahan secara otomatis. Anda jangan menutup mata dengan cepat dan dipaksakan, tetapi biarkanlah mata Anda menutup dengan rileks, hayatilah itu.
  • Sesudah kelopak mata Anda tertutup, koreksilah posisi duduk Anda; tulang belakang Anda harus tetap tegak lurus, sehingga mulai kepala, leher sampai tulang ekor Anda dalam keadaan lurus. Seluruh otot tubuh Anda juga harus dalam keadaan rileks dan nyaman. Usahakanlah tetap di posisi ini dan jangan bergerak-gerak lagi. Meskipun seandainya Anda merasakan “nyeri” atau “kesemutan” pada bagian-bagian tubuh Anda, abaikan saja. Perhatian Anda jangan sampai beralih ke hal-hal yang dirasakan mengganggu ini. Tetaplah dalam posisi dan kondisi Anda.
  • Kemudian pusatkan perhatian Anda ke hidung, tetapi mata Anda jangan ikut melirik ke hidung; biarkan kedua mata Anda rileks, hanya perasaan Anda saja ditujukan ke hidung. Rasakanlah masuk dan keluar udara nafas Anda lewat hidung. Biarkanlah nafas berjalan secara alami dulu, jangan diatur-atur dulu. Biarkanlah nafas masuk dan keluar lewat hidung, sampai tidak terasa jalannya pernafasan itu; semua perhatian dan perasaan tertuju pada hidung Anda.
  • Sekarang rasakanlah adanya suatu proses. Rasakanlah getaran atau tenaga dari luar yang masuk ke dalam tubuh Anda lewat jalan nafas di hidung. Kemudian rasakan getaran atau tenaga yang sudah masuk itu berputar-putar di dalam tubuh Anda, masuk ke setiap bagian organ tubuh Anda – rasakanlah itu. Rasakanlah bahwa tenaga atau getaran itu masuk ke dalam paru-paru, jantung, hati, ginjal, lambung, pancreas, usus, sumsum tulang Anda, ke dalam otot – daging, otak, semua panca indera dan segenap bagian dari organ tubuh Anda. Rasakanlah secara bertahap, hayatilah dan ikutilah perjalanan tenaga atau getaran itu dengan tenang dan rasakan sampai Anda mendapatkan suatu perasaan puas, lega sekali.
  • Kemudian rasakan keluarnya getaran atau tenaga itu menembus pelan-pelan ke luar tubuh Anda lewat kedua telapak kaki Anda. Rasakanlah sampai mencapai proses ini beberapa kali, sampai Anda merasakan kelegaan.
  • Lakukan lagi penghayatan proses seperti di atas, tetapi rasakan proses keluarnya getaran atau tenaga itu menembus pelan-pelan ke luar tubuh Anda, lewat kedua telapak tangan Anda. Lakukan juga proses ini beberapa kali.
  • Ulangi lagi proses tersebut di atas, sekarang dengan merasakan proses keluarnya getaran atau tenaga tadi lewat ubun-ubun kepala Anda. Hal ini juga lakukan beberapa kali.
  • Sekarang rasakan getaran atau tenaga dari luar masuk ke dalam tubuh Anda seperti tadi, kemudian keluar lagi dari dalam tubuh Anda, lewat lubang pori-pori di seluruh tubuh Anda. Rasakanlah seluruh proses masuk dan keluarnya dengan penghayatan dan perasaan Anda sepenuhnya. Lakukan hal ini beberapa kali.
  • Kemudian pusatkanlah perhatian dan perasaan Anda pada hidung kembali. Rasakan masuk dan keluarnya udara nafas lewat hidung. Rasakanlah ketenangan dan kepuasan dalam tubuh Anda. Rasakanlah kedamaian dan kebahagiaan Anda.
  • Akhirnya kembali rasakanlah seluruh tubuh Anda bertenaga penuh seperti sedia kala. Rasakanlah kesegaran tubuh Anda kembali. Sadarilah diri Anda berada di dalam ruangan semula. Setelah seluruh tubuh Anda bertenaga dan merasa segar kembali seperti keadaan sebelum Anda melakukan meditasi, dan Anda sudah menyadari lagi berada di dalam ruangan Anda sendiri; bukalah perlahan-lahan mata Anda. Meditasi Anda sudah selesai.

Nah, cobalah Anda melakukan langkah-langkah dasar meditasi ini, sampai Anda terbiasa, sehingga hal ini menjadikan Anda semakin rileks dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dan, rasakan energi dalam tubuh Anda menjadi semakin kuat dan besar. Selamat melakukan meditasi.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Bagi Anda yang menginginkan kesehatan diri menjadi Luar Biasa Prima, secara lahir dan batin, ada baiknya Anda mau melakukan langkah-langkah latihan relaksasi pernafasan. Di Blog ini, sudah pernah saya uraikan tentang Teknik Dasar Pernafasan. Anda bisa membacanya kembali sebelum melakukan Teknik Relaksasi Pernafasan di bawah ini.

Anda akan saya ajarkan, bagaimana cara relaksasi tersebut. Dalam persepsi kebanyakkan orang, kata “relaksasi” seringkali diidentikkan dengan “kemalasan”, atau suatu cara untuk bermalas-malasan dengan sah. Relaksasi itu bukan suatu bentuk kemalasan.

Relaksasi adalah suatu cara untuk menenangkan fisik, pikiran dan jiwa dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari. Sangat berbeda dengan “kemalasan”. Sebenarnya, “malas” adalah suatu masalah di dalam pikiran, bahkan di dalam jiwa; dimana “si pemalas” secara tidak sadar menganggap bahwa bermalas-malasan adalah suatu cara terbaik untuk hidup. Pahamilah, bahwa rileks dan santai dalam hidup tidak berarti malas.

Dengan Teknik Relaksasi Pernafasan ini, kita bisa memakai beberapa postur tubuh untuk memudahkan kita sampai pada posisi rileks yang dikehendaki; sekaligus dengan postur tubuh tersebut, kita akan mendapatkan stimuli yang dibutuhkan syaraf-syaraf tertentu. Teknik Relaksasi ini sebenarnya juga bertujuan untuk mengaktifkan kekuatan energi dari otak kanan, yaitu bagian otak yang mengurusi masalah emosi dan imajinasi manusia.

LANGKAH-LANGKAH TEKNIK RELAKSASI PERNAFASAN:

  • Langkah Pertama:
    Posisi
    : duduk tegak, tidak ada gerakan fisik, mata terpejam. Telapak tangan menutup dan menempel di atas paha.
    Nafas : bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
    Waktu : 5 – 10 menit.

Setelah duduk tegak dan memejamkan mata dengan perlahan, mulailah dengan mengendurkan seluruh otot tubuh Anda. Mulai dari otot leher dan bahu, lemaskan secara perlahan-lahan. Setelah itu cobalah ke bagian tubuh lain yang masih tegang.

Mulailah mengeksplorasi setiap bagian tubuh dengan visualisasi pikiran, dari ujung jari kaki naik perlahan ke atas sampai ke ubun-ubun kepala. Mata Anda tetap terpejam dengan rileks.
Setelah seluruh tubuh terasa kendur, lemas dan nyaman; nikmatilah posisi tersebut beberapa saat dan tenangkan nafas, lambatkan ritmenya tanpa ada penahanan sama sekali. Usahakan seluruh tubuh Anda merasa nyaman.

  • Langkah Ke dua:
    Posisi
    : duduk tegak, tidak ada gerakan fisik, mata terpejam. Telapak tangan membuka, punggung tangan menempel di atas paha.
    Nafas : bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
    Waktu : 5 – 10 menit.

Posisi seperti yang Anda lakukan di Langkah Pertama, tetapi posisi telapak tangan membuka ke atas dengan punggung tangan menempel di paha.

Rasakan saja dengan seluruh bagian tubuh Anda; suasana, situasi ataupun kondisi ruangan tempat Anda sedang berlatih. Setelah seluruh tubuh Anda merasa nyaman, arahkan perhatian ke pusat telapak tangan yang terbuka. Rasakan sensasi atau getaran atau apapun itu, yang terjadi di telapak tangan.

  • Langkah Ke tiga:
    Posisi
    : berdiri tegak, mata terpejam, kedua tangan di samping tubuh.
    Nafas : bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
    Waktu : 5 – 10 menit.

Setelah posisi berdiri Anda terasa enak dan nyaman, tempatkan sebagian perhatian anda pada kedua belah tangan, mulai dari bahu perlahan turun ke lengan atas, siku sampai lengan bawah dan akhirnya telapak tangan. Arahkan perhatian pada pusat telapak tangan.

Setelah beberapa saat mungkin Anda akan merasakan suatu sensasi di telapak tangan atau getaran di lengan dan bahu. Ikuti saja bila getaran atau tenaga tersebut akhirnya mengangkat lengan naik perlahan, kemudian turun lagi. Ikuti terus getaran atau sensasi lainnya yang mengangkat lengan Anda tanpa tenaga otot itu. Terangkat dengan sendirinya, bukan atas kemauan Anda.

Bila Anda tergolong orang yang kurang peka sehingga tidak merasakan apa-apa, tenang dan rileks saja terus. Hal ini tidak berarti Anda gagal atau tidak mendapatkan manfaat dari latihan ini. Latihan ini bukan sekedar fisik, tetapi juga olah pikiran dan jiwa.

  • Langkah Ke empat:
    Posisi
    : berdiri tegak, mata terpejam, telapak tangan saling berhadapan di depan dada tetapi tidak bersentuhan (ada jarak).
    Nafas : bernafas Teknik gabungan, normal sewajarnya.
    Waktu : 5 – 10 menit.

Setelah posisi Anda nyaman, tempatkan sebagian perhatian anda pada kedua tangan, mulai bahu perlahan turun ke lengan, siku sampai lengan bawah & kemudian telapak tangan. Arahkan perhatian Anda pada pusat telapak tangan.

Setelah beberapa saat mungkin Anda akan merasakan sensasi atau getaran tenaga pada telapak tangan. Bila sensasi atau getaran tenaga pada telapak tangan terasa menggerakkan tangan anda, ikuti saja gerakannya, jangan dilawan. Ikutilah terus gerakan tangan anda tanpa tenaga otot tersebut.

Kalau Anda mau melatih Teknik Relaksasi Pernafasan seperti uraian saya di atas ini, maka Anda akan merasakan bertambahnya energi dalam diri Anda semakin hari menjadi semakin besar dan kuat. Sehingga dengan demikian, kehidupan sehari-hari Anda akan selalu diwarnai kegembiraan, dan kesehatan yang Luar Biasa Prima.

Problem kesehatan Anda akan menjadi hilang-sirna seketika, begitu Anda melakukan Latihan Teknik Relaksasi Pernafasan ini. Dan digantikan dengan kesehatan dan kekuatan lahir-batin Anda yang Luar Biasa Prima! Selamat mencoba melakukan latihan ini…dan Anda akan merasakan, bangkitnya “energi dalam” atau “inner power” diri Anda yang selama ini terabaikan karena kesibukan Anda sehari-hari.

Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Older Posts »