Kebiasaan yang sering tidak kita sadari adalah pada saat menarik nafas, justru perut mengempis. Sebaliknya pada saat menghembuskan nafas, perut menggembung. Pada gilirannya cara bernafas yang salah seperti ini akan membebani banyak sekali organ dalam tubuh, sehingga kita lebih rentan terhadap penyakit.
Lakukan teknik ini dengan posisi duduk tegak, bukan berdiri atau tiduran. Anda bisa melakukannya dengan duduk di atas kursi atau duduk bersila di lantai. Lakukan teknik ini beberapa kali sampai Anda terbiasa.
Saat menarik nafas, bawalah udara sampai ke bagian pundak atau dada atas; sehingga pundak akan naik. Saat menghembuskan nafas, pundak turun kembali ke posisi biasa.
Posisi latihan ini juga sama dengan latihan nafas perut dan dada. Anda boleh duduk di kursi atau duduk bersila di lantai. Yang penting Anda melakukannya dengan duduk tegak, bukan dengan berdiri. Lakukan teknik ini beberapa kali sampai Anda terbiasa.
Lakukan teknik ini terus berulang-ulang sampai anda sudah terbiasa & wajar. Ingat, posisi saat latihan adalah sama dengan posisi di ketiga teknik sebelumnya.
Anda harus membiasakan teknik bernafas dengan cara pernafasan gabungan ini sehari-hari, menggantikan kebiasaan bernafas yang seenaknya sendiri dan salah caranya. Mungkin pada awalnya Anda merasa agak sulit, tetapi kalau anda sudah terbiasa maka hal itu akan berlangsung secara otomatis dan wajar.
KUASAI DULU…TEKNIK PERNAFASAN DASAR
22/07/2007 by wuryanano
TEKNIK PERNAFASAN DASAR:
1. NAFAS PERUT
Mulailah menarik nafas dan biarkan udara masuk sedalam mungkin ke dalam perut, sehingga perut menjadi menggembung. Perhatikan perut anda. Saat menarik nafas, perut akan menggembung dan saat menghembuskan nafas, perut mengempis.
2. NAFAS DADA
Caranya sama dengan Nafas Utama Perut. Hanya perhatian Anda arahkan ke bagian dada. Pada saat menarik nafas, dada mengembang dan saat menghembuskan, dada mengempis.
Perhatikan bahwa posisi latihan dan istirahat tetap sama, yaitu duduk tegak, bukan berdiri atau lainnya. Lakukan teknik ini beberapa kali sampai Anda terbiasa.
3. NAFAS PUNDAK
Caranya sama seperti Nafas Perut & Dada. Kali ini arahkan perhatian Anda ke pundak.
TEKNIK PERNAFASAN GABUNGAN: Nafas Perut, Nafas Dada & Nafas Pundak
Tariklah nafas sedalam mungkin, perut menggembung, dada mengembang dan pundak naik—tanpa ditahan. Kemudian hembuskan nafas, perut mengempis, dada & pundak kembali ke posisi semula.
Salam Luar Biasa Prima!














bagus sekali….
lalu, apa kelebihan dan kekurangan setiap pernafasan?
kemudian, kapan sebaiknya sebagai trainer kita menggunakan teknik yang mana?
thx a lot…
bunaiya@menaragroup.com
WAH bisa di coba nih,
Mau ku cb
Artikelnya bagus bisa bnyk bljr.
Mas boleh nggak blognya di link?
Nice artikel
Menarik juga tehnik pernafasanya untuk konsentrasi awal mengirim “telepati” kan…? Mas….
sy akn coba melatihnya, maksih ya mas…
terus terang tenaga dalam hingga saat ini aku lum ngerasainnya walopun sudah melakukan latihan pernapasan..
cuma konsentrasiku meningkat dan kepekaan bertambah..
ini gmn ini mas??? apa tehnikku yang salah? aku menarik napas selama 7 detik terus ditahan selama 3 detik kemudian dihembuskan selama 10 detik terus tahan lagi 3 detik begitu seterusnya..
makasih atas sarannya..
Yang pernafasan gabungan itu ternyata susah ya… Kalau saya mengembungkan perut saya pasti dada saya mengempis dan kalau saya mengembangkan dada saya malah perut saya yg mengempis…. Susah juga ya…
Terimakasih Mas atas infonya kemarin aku mengalami hal ini teknik pernapasan yang salah yang bikin aku panik bahkan terasa mo dead aja.
ada ga mas kesalahan bernapas pengaruhnya kejantung? soalnya kemarin itu jadi jantungku berdetak kencang. hampir saja aku dilarikan kerumah sakit.., bikin seantero kos panik. trus gimana mas biar perhatian kita normal pada pernapasan kita.
apakah terlalu banyak bernapas ada efek negatifnya?
Thanks
JAWABAN:
Justru itulah pentingnya melatih pernafasan secara benar, seperti tulisan saya ini.
Kesalahan cara bernafas, berakibat jangka panjang rusaknya organ-organ dalam tubuh. Coba lhat saja, sekarang ini banyak orang usia masih muda..tapi sakit-sakitan…salah satu penyebabnya adalah mereka gak mau berlatih bernafas secara benar…malas mencari informasi tentang pernafasan.
Hehehe…pertanyaan terakhir lucu…terlalu banyak bernafas? lha kita kan setiap detik memang sudah otomatis bernafas…. coba kalau bernafasanya cuma dua hari sekali…hahaha…
Ok, selamat belajar bernafas secara benar, dan sehat bugar selalu.
saya sendiri sebenarnya bisa menggerakkan pikiran. tapi kok yang negatif2 aja. contohnya kalo dipanggil oleh atasan. tiba2 perut jadi muneg2 dan pingin ke belakang. gmn ngendaliinnya ya?
Napas pundak ? sepertinya ini yang saya perlukan. Makasih infonya
Sy udah 3x masuk perguruan tenaga dalam,baru pertama kali mendengar nafas pundak.mas yg namanya pundak gak punya ruang penyimpanan udara,mungkin yg anda maksud nafas diafragma,yaitu perut & dada secara bersamaan.silakan coba cek kedokter apa ada ruang di pundak utk udara.
JAWABAN:
Hehehe…iya mas, jika menurut ilmu medis kedokteran, lha saya sendiri juga dokter kok…
Namun menurut ilmu kanuragan tenaga dalam, olah nafas maupun olah batin, maka di setiap relung tubuh kita terdapat ruang tempat penyimpanan energi, yang bisa didapat lewat olah nafas…
Masih sangat banyak teknik olah nafas, namun tentu saja tidak saya paparkan di sini. kalau di blog ini ya yang ringan-ringan saja, tanpa perlu pengawasan guru atau pelatih.
Ok, Sukses Selalu!
Apakah dengan latihan pernafasan tanpa embel-embel doa atau amalan lain,bisa menimbulkan tenaga dalam?your writing is very good.go to succes
saya uda coba nafas perut…. berkali-kali setiap pagi jam 5, sambil duduk tegak bersila…. memusatkan pikiran….
tapi kenapa kok efeknya jadi seperti masuk angin, ya?
seperti mau kentut tapi ga bisa keluar…..
apa saya salah nafas?
uda saya ikutin semuanya dengan benar kok…. perut mengembang saat tarik nafas… dan mengempis saat buang nafas….. tarik dan buangnya pun sesuai ketukan….. tapi kok….
JAWABAN:
Perlu berlatih sampai anda nggak berpikir bagaimana caranya bernafas, alias itu sudah menjadi otomatis…
Saat melakukan latihan olah nafas, harus juga mencoba merasakan adanya energi positif yang masuk ke dalam tubuh anda….bukan sekedar udara belaka.
dulu pas ikut silat juga ada pernapasan seperti ini ^_^
terimakasih mas, tolong di info juga:
1. inhale tarik dari hidung, perlahan (mulai dari hitungan yang paling mudah dilakukan dan meningkat sejalan dengan kemampuan.
2. exhale, (kalau yoga) dari hidung, karena kalau lewat mulut menurut pakar yoga, kondisi rahang kurang rileks. Tetapi lebih banyak yang exhale lewat mulut, lidah diletakan di langit2 buang perlahan.
3. kondisi raga mesti santai (rileks), no tension
4. posisi bisa duduk, bersila atau posisi duduk diatas kaki (seiza) dan tulang punggung harus tegak tetapi rileks.
5. no mind (dalam arti kosongkan pikiran dan konsentrasi (sambil berdoa, imagine sedang komunikasi dengan sang pencipta).
6. Konsentrasi di center of gravity (2 inch di bawah naple) atau seika tanden (hara)
7. teknis bernafas disesuaikan dengan kebutuhan, ada nafas lingkaran (tarik dan buang perlahan secara halus), nafas segitiga (tarik – tahan – buang) dan nafas segiemppat (tarik – buang – tahan – buang)
8. manfaat pernafasan ini: untuk melatih konsentrasi, recharging, kesehatan (detail jika ada pertanyaan, saya dapat bantu untuk jelaskan)
8. terimakasih, semoga tambahan ini dapat membantu